Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Singkat Bangsa Viking

Hai guys. Mungkin kalian pernah mendengar sebutan Viking baik itu dari film garapan Hollywood, buku ataupun dari sumber lainnya. Banyak orang yang menganggap bahwa mereka merupakan kumpulan orang-orang barbar (suka melakukan penyerbuan dan penjarahan). Nah, kali ini aku akan berusaha menjabarkan Sejarah Bangsa Viking secara singkat dari berbagai referensi untuk menjawab pertanyaan orang-orang tentang 'apakah benar mereka adalah bangsa yang barbar'?
Aku harap ini bisa menambah insight kalian, sebab membaca akan membuatmu mengenal dunia lebih dekat. Selamat membaca.
Ilustrasi kapal bangsa Viking

Dari mana Viking berasal?

Viking berasal dari apa yang kita sekarang kenal sebagai negara  Denmark, Norwegia dan Swedia. Mereka berasal dari pedesaan, dan sama sekali tak memiliki kota. Sebagian besar bekerja sebagai peternak, petani dan juga nelayan.

Kapan Viking mulai menyerang wilayah Eropa?

Sekitar tahun 850 SM yang dimana saat itu memasuki musim dingin di Inggris bagian selatan, Irlandia dan di sepanjang sungai Seine di Prancis, bangsa Viking mulai membangun pangkalan-pangkalan tempat yang berhasil mereka kuasai. 
Peristiwa itu bermula pada pertengahan abad ke-9, dimana bangsa Viking sudah bisa berlayar sepanjang tahun dan leluasa memasuki wilayah-wilayah Eropa lainnya. Awalnya bangsa Viking hanya menyerang biara dan kota di sekitar pantai. Namun, lama kelamaan mereka mulai menyusuri Sungai Rhein, Seine, dan Loire untuk menyerang kota-kota di pedalaman.
Bangsa Viking bertanggung jawab terhadap pembakaran Rouen dan penghancuran kota-kota sepanjang sungai Seine selama perang saudara di kekaisaran Frank. Mereka telah menginvasi wilayah tersebut hingga wilayah barat daya kerajaan Karel.
Hanya dalam beberapa minggu, kapal-kapal Viking terus bergerak hingga ke wilayah Paris, sementara sebagian dari mereka menjarah wilayah-wilayah sekitarnya. Kapal-kapal Viking akhirnya tiba di luar kota Paris pada Hari Paska. Saat itu Karel berusaha menyuap pemimpin mereka, yang bernama Ragnar Lodbrok dengan tujuh ribu pound emas, akan tetapi setelah kapal-kapal mereka mundur, penjarahan masih terus terjadi.
Kemudian tahun 858-860, bangsa Viking terus melakukan penjarahan ke pesisir bagian selatan dan timur Hispania. Kapal-kapal lain Viking berlayar menuju Mediterania, dan menghancurkan pesisir Italia. Sebagian dari kapal-kapal itu bahkan berlayar jauh menyeberangi Mediterania dan mencoba menjarah Alexandria.

Kapan Bangsa Viking Menjarah Byzantium?

Sekitar tahun 860-an, dua ratus kapal berlayar menuruni laut Hitam. Kapal-kapal itu dipenuhi ribuan orang-orang Viking yang menepi ke pantai, membakar, dan menghancurkan segala sesuatu di luar tembok-tembok Konstantinopel. Orang-orang Viking itu kemudian membantai masyarakat yang ketakutan. 

Bangsa Viking menjarah daerah luar gerbang Konstantinopel lebih dari seminggu, sebelum akhirnya menjauh dari gerbang-gerbang Konstantinopel yang terkunci. Melihat bangsa Viking yang mulai beranjak pergi, petinggi-petinggi Konstantinopel langsung mengklaim bahwa Viking takut akan pembalasan Byzantium. Padahal, menjarah kemudian mundur merupakan strategi terbaik bangsa Viking.

Kapan Puncak Invasi Bangsa Viking Terjadi?

Pada tahun 871 SM, Pasukan besar Viking bergerak menuju Wessex selama musim dingin dan terus bergerak menuju kerajaan Ethelred. Tak lama setelah itu, meletus kembali pertempuran, dan lagi-lagi dewi fortuna lebih berpihak kepada orang-orang Viking. Pemimpin Viking, Halfdan, mengambil alih pemerintahan London, dan tambahan pasukan Viking tiba untuk memperkuat pasukan utama Viking.
Bangsa Viking semakin memperkokoh dominasi mereka di Northumbria. Pada tahun 874 SM, mereka bergerak ke Mercia dan merebut kerajaan tersebut. Kemudian di tahun 878 SM, kemenangan-kemenangan yang diraih Viking, membuat hampir seluruh pulau jatuh ke tangan mereka.

Kapan Penjarahan Bangsa Viking berakhir?


Setelah perang Eddington, tepatnya di akhir musim dingin tahun 878 SM, pemimpin Viking, Guthrum setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan Alfred, dan memeluk agama Kristen suatu saat. Ia membawa 30 orang prajurit terkuat Viking, dan semuanya dibaptis pada hari yang sama. Setelah itu mereka kembali ke tanah air mereka. Perjanjian yang disahkan oleh Alfred dan Guthrum ini diberi nama perjanjian Wedmore. Perjanjian ini membagi Inggris menjadi dua bagian. Selatan dan barat daya tetap menjadi Anglo-Saxon, Alfred memerintah di daerah selatan dan menyerahkan bekas kerajaan Mercia kepada anak perempuannya.
Sementara itu, Guthrum, dan orang-orang Viking bebas menguasai Northumbria, perairan bagian timur, dan separuh bagian timur Mercia. Sebagian Viking yang telah berada di Inggris selama 15 tahun tidak keberatan dengan perjanjian itu, mereka bahkan telah terbiasa dengan kehidupan di negeri tersebut dan mulai menata kehidupan di sana, bukan sebagai penjarah tetapi sebagai penduduk biasa. 



Muhammad Zaenal Abidin
Muhammad Zaenal Abidin Kenalin, aku Zaenal. Aku ngebuat blog ini karena suka ngebuat postingan disaat ada waktu luang dan aku harap apa yang ada di blog ini bisa menambah insight kalian.

Posting Komentar untuk "Sejarah Singkat Bangsa Viking"